Langsung ke konten utama

Aliansi Mahasiswa Papua angkat bicara terkait kondisi di Papua Barat


Surabaya - wartajatim.com. Sekjend Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Rajid Patiran menilai permasalahan yang ada di Papua dan Papua Barat perlu mendapatkan perhatian serius. (08/02/2021)






Demikian disampaikan Rajid dalam Konferensi Pers menyikapi situasi terkini di Papua dan Penganiayaan yang telah terjadi kepada anggota AMP, Rabu, (27/01/2021).


"Perkembangan akhir-akhir ini di Papua memang sangat perlu perhatian khusus kita semua. Bagaimana kita bersama-sama dengan pemerintah, TNI dan Polri untuk melakukan semua pekerjaan pekerjaan di daerah Papua dengan terukur, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada," kata Rajid.


Rajid juga mengatakan, saat ini pemerintah harus konsisten dalam hal pembangunan di daerah Papua dan Papua Barat. Hal tersebut, tentunya harus berjalan seirama dengan UU Otonomi Khusus Papua. Menurutnya, otonomi khusus merupakan solusi terbaik pembangunan Papua ke depan.


"Saya kira tidak ada cara lain, otonomi khusus adalah solusi terbaik untuk pembangunan Papua ke depan," ucap Rajid, di Omah Cafe, Tangsel, Senin (08/02/2021).


Lebih lanjut, Rajid mendesak pemerintah dan DPR RI agar segera merevisi UU Otonomi Khusus Papua yang akan berakhir pada 2021. Pemerintah juga diminta untuk menyerap aspirasi masyarakat Papua dengan baik.


"Tentu teman-teman Papua dan Papua Barat mendukung pemerintah untuk melaksanakam revisi Undang-undang itu dengan baik, supaya Undang-undang itu bisa bermanfaat baik untuk orang asli Papua dan semua yang hidup di tanah Papua," pungkasnya.


Rajid juga mengecam segala bentuk penganiayaan yang dilakukan terhadap nya. Ia meminta kepolisian untuk segera menangkap pelaku.


“Ketika perbedaan pendapat tidak diilhami maka mereka memilih untuk melakukan kekerasan kepada saya, dan saya meminta kepolisian untuk menangkap aktor dibalik orang yang menganiaya saya,” tegasnya.


Adapun tujuan konferensi pers sebagai berikut ;


1. Kami aliansi mahasiswa papua Mendukung otsus jilid II dilanjutkan untuk masa depan pendidikan pendidikan papua.


2. Mengajak seluruh masyarakat papua dan papua barat untuk mengawal dana otsus jilid II tersalurkan dengan baik hingga di rasakan oleh seluruh rakyat papua.


3. Meminta pemerintah untuk memperbaiki regulasi penggunanaan dana otsus jilid II agar tidak di salah gunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. 


4. Sekalipun satu di antara kami ada yang teraniaya baik secara fisik atau pun moral tapi kami aliansi mahasiswa papua tetap NKRI dan mendukung otsus jilid II dilanjutkan. "Tuturnya. (Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maluku Satu Rasa (M1R) Peduli Terhadap Bencana Alam Yang Melanda Di Wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT )

Surabaya,Wartajatim.com - Gangguan kesehatan,gatal gatal  di masyarakat merupakan dampak Banjir yang menerjang sebagian kota Nusa Tenggara Timur (NTT). "Alhamdulillah,adanya organisasi Maluku Satu Rasa (M1R) yang siap memberikan bantuan kepada korban bencana NTT melalui Timora perwakilan dari NTT", ucapnya, Sabtu 24/4/2021. Hal senada juga diungkapkan Bapak David Sinay ketua DPD Maluku Satu Rasa (M1R) Jawa Timur, keprihatinan akan banyaknya wilayah NTT yang tertimpa musibah banjir bandang. Oleh karenanya kami dari organisasi M1R hadir di tengah tengah mereka.  Kini Organisasi M1R Jatim Hadir untuk memberikan bantuan kepada korban bencana Nusa Tenggara Timur ( NTT ) yang akan diserahkan pada perwakilannya organisasi Timora jawa timur, kiranya sangat membantu dan juga meringankan derita bagi  warga yang terdampak bencana. Baksos yang berupa dana sebesar 43.500.000. ini merupakan bentuk kepedulian dari para anggota M1R,"ungkap David Sinay. Sementara itu seluruh anggota M1R...