Langsung ke konten utama

Kolaborasi Anak Bangsa AMAN Indonesia, Gerakan Cinta Indonesia dan Pemuda Papua Gelar Doa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Piatu


Jakarta,wartajatim.com - Koordinator Pusat Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional (AMAN) Ginka Febriyanti mengatakan bulan suci Ramadan merupakan momentum bagi umat beragama di Tanah Air untuk memperkuat komitmen persatuan dan kesatuan.

Akhir-akhir ini perjalanan Indonesia sebagai bangsa dan negara kembali diuji melalui berbagai tantangan dan persoalan. Sebut saja paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara, dimulai dari paham intoleransi hingga paham radikalisme. 

Bahkan peristiwa teror Bom Makassar hingga aksi Lonewolf yang dilakukan seorang remaja Milenial di Mabes Polri sebelum bulan suci Ramadan menjadi peringatan sekaligus hikmah luar biasa yang bisa dipetik. 

“Bulan Ramadan ini adalah momentum. Kita kembali memperkuat konsolidasi umat beragama, memperkokoh hubungan antar umat beragama,” kata Ginka di acara 'Doa untuk Indonesia dan Santunan Anak Yatim Piatu' di Ponpes Nuu War AFKN, Taman Sari, Kec. Setu, Bekasi, Jumat (16/04/2021).

Menurut Ginka, menangkal paham intoleransi, radikalisme, hingga meneguhkan NKRI sebagai konsep berbangsa dan bernegara harus dipersiapkan sejak dini. 

AMAN Indonesia memiliki program literasi dan edukasi. Bahwa paham-paham kebangsaan perlu diperkuat untuk melawan segala potensi perlawanan hukum serta yang bertentangan dengan ideologi bangsa dan negara. 

“Melalui acara doa bersama ini kami ingin launching literasi dan edukasi tentang paham-paham kebangsaan di bulan Ramadan. Dan kami berencana melakukan roadshow ke berbagai daerah lainnya,” jelas Ginka. 

Pengasuh Ponpes Nuu War Al Fatih Kaffah Nusantara (AFKN) Ustad Kholiq menyambut baik ide yang disampaikan AMAN Indonesia. Menurut dia, silaturahmi di bulan Ramadan memiliki keistimewaan dan keberkahan.

“Kita ini memiliki satu misi yang sama, seluruh elemen umat beragama, kita sebagai bangsa tetap bersatu. Membangun kerukunan, membangun kedamaian dan persatuan, persahabatan, serta saling membantu,” ujar Ustad Kholiq. 


Setelah bulan Ramadan usai, silaturahmi juga harus terus dilanjutkan, dipupuk sebagai bagian dari kewajiban menjalankan ajaran agama. 

“Nanti di luar Ramadan kita sambung terus silaturahmi ini. Ini ajaran agama, semua agama mengajarkan, sehingga kita ini damai, tenang, tentram, dan tentu saja lebih lebih produktif,” jelasnya. 

Ustad Kholiq juga mengemukakan pendapatnya tentang upaya literasi dan edukasi kebangsaan yang dilakukan terus Menerus sebagaimana concern AMAN Indonesia selama ini.

Penulis Dio

Editor Red




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resmi Nahkodai Korpus BEM Nusantara 2021-2023, Eko Pratama: Kita Tetap Konsisten Sebagai Mitra Kritis Pemerintah

Jakarta,Wartajatimm.com - Terpilih secara demokratis setelah melalui musyawarah seluruh anggota BEM Nusantara, Eko Pratama BP Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) resmi ditetapkan sebagai Koordinator Pusat BEM Se-Nusantara 2021-2022 pada tanggal 12 Maret 2021 yang bertempat di Gedung Bangsal Pancasila Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dalam agenda temu nasional BEM Nusantara yang di selenggarakan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dimana dihadiri oleh seluruh Presiden Mahasiswa pimpinan tertinggi masing-masing BEM Universitas perguruan tinggi PTN/PTS dari Sabang sampai Marauke, Secara resmi telah menetapkan Eko Pratama BP, Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma sebagai koordinator pusat setelah melalui musyawarah demokratis, antara para calon KORPUS dan anggota temu nasional yang ikut serta dalam pemilihan calon koordinator pusat BEM Nusantara tersebut. Adapun pada saat proses sidang penetapan calon koordinator pusat terkonfirmasi 6 Calon koordinator ...

BPN Kantah Bandar Lampung Diduga Maladministrasi, Seno Aji Sanggah BA Pengembalian Batas No. 07/BA-08.01/II/2021

LAMPUNG,Wartajatim.com -  Seno Aji sebagai kuasa pemohon atas nama Srinatun Puji Astuti terhadap pengguna/pengakses layanan publik pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung menyampaikan surat sanggahan untuk berita acara pengukuran pengembalian batas/penetapan batas Nomor ; 07/BA-08.01/II/2021 yang diterbitkan oleh BPN Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung terhadap sertifikat hak milik Nomor 937/B.Kdm/Bumi Kedamaian atas perubahan hak milik Nomor 7943/KD/Kedamaian atas nama Srinatun Puji Astuti.  Srinatun Puji Astuti merupakan pemilik lahan/tanah yang terletak di Jalan Pelita II, RT 09, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung. Lahan/tanah tersebut, dirawat oleh Srinatun Puji Astuti sejak tahun 1982 sampai dengan tahun 2019 dan telah ada tanda-tanda batas tanah berupa patok besi 1 sampai dengan 4, pondasi keliling berada di luar Persil, plang nama kepemilikan di lokasi obyek tanah dan setiap tahun selalu melunasi/memba...

Soksi, Gelontorkan Bantuan Korban Banjir Probolinggo

Probolinggo, Wartajatim.com - Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) memberikan bantuan kemanusiaan berupa ratusan paket sembako untuk para warga korban banjir bandang di Desa Dringu, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Kamis (12-03-2021). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian DEPINAS SOKSI untuk membantu korban bencana alam di wilayah tersebut. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wasekjen DEPINAS SOKSI, Miftahul Huda didampingi Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, Intan Cahya Kurniasari kepada Kepala Desa setempat untuk kemudian diberikan langsung pada warganya. "Bantuan ini diharapkan dapat membantu para korban untuk bangkit dari bencana banjir bandang yang sudah empat kali terjadi selama dua minggu terakhir ini," kata Mifta di lokasi bencana. Kepala Desa Dringu, Subhan mengaku sangat berterimakasih atas bantuan dari salah satu organisasi pendiri Partai Golkar ini. "Atas nama masyarakat Desa...