Langsung ke konten utama

Meski Sudah Minta Maaf, Cak sholeh: Polisi Harus Usut Tuntas Gubernur dan Sekdaprov Jatim



Surabaya,Wartajatimm.com - Meski Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan klarifikasi dan meminta maaf melalui rilis resmi kepada publik, Polda Jatim dan Satgas Covid-19 tetap harus mengusut tuntas terhadap Gubernur dan Sekdaprov Jatim yang pasang badan mengaku menginisiasi acara surprise pesta atau tasyakuran ultah Khofifah yang ke - 56.

Itulah yang disampaikan M. Sholeh atau biasa disebut Cak Sholeh salah satu Lawyer ternama di Surabaya. Lebih lanjut, menurutnya permintaan maaf Gubernur boleh saja tapi itu tidak cukup, dan tidak akan membuat masyarakat percaya begitu saja, melainkan proses hukum tetap harus berlanjut.

"Kepolisian dan Satgas Covid-19 Jatim harus adil, dan proses hukum tetap berjalan, karena permintaan maaf saja tidak akan cukup," kata mantan Bacawali Surabaya 2019 saat dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu, (22/5/2021).

Sebelumnya, dalam klarifikasi dan permintaan maaf Gubernur, terkait tidak ada lagu ulang tahun dan tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalam atau berjejer, justru dibantah keras oleh cak Sholeh.

"Watak pejabat kita selalu suka mengkambing hitamkan anak buah, atau memang anak buahnya yang sudah hitam, karena terdengar dan terlihat jelas bahwa Katon Bagaskara menyanyikan lagu ulang tahun, serta berpesta ria di gedung Negara Grahadi," tandas cak Sholeh

Dalam acara yang tanpa sepengetahuan dan persetujuan Gubernur, sekdaprov Heru Tjahjono pernah memberikan pernyataan bahwa acara tersebut dadakan.

Tetapi perlakuan tersebut membuat jelek nilai etika dalam diri Gubernur, dirinya sendiri serta OPD-OPD yang bersangkutan.

"Seharusnya kalau Gubernur sudah tahu ada acara yang berpotensi mengundang kerumunan, meski di internal, mengapa tidak langsung dihentikan?, dengan memarahi anak buahnya atau bawahannya. Dan itu prinsip yang harusnya ditetapkan, bukan malah menikmati acara sampe selesai," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maluku Satu Rasa (M1R) Peduli Terhadap Bencana Alam Yang Melanda Di Wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT )

Surabaya,Wartajatim.com - Gangguan kesehatan,gatal gatal  di masyarakat merupakan dampak Banjir yang menerjang sebagian kota Nusa Tenggara Timur (NTT). "Alhamdulillah,adanya organisasi Maluku Satu Rasa (M1R) yang siap memberikan bantuan kepada korban bencana NTT melalui Timora perwakilan dari NTT", ucapnya, Sabtu 24/4/2021. Hal senada juga diungkapkan Bapak David Sinay ketua DPD Maluku Satu Rasa (M1R) Jawa Timur, keprihatinan akan banyaknya wilayah NTT yang tertimpa musibah banjir bandang. Oleh karenanya kami dari organisasi M1R hadir di tengah tengah mereka.  Kini Organisasi M1R Jatim Hadir untuk memberikan bantuan kepada korban bencana Nusa Tenggara Timur ( NTT ) yang akan diserahkan pada perwakilannya organisasi Timora jawa timur, kiranya sangat membantu dan juga meringankan derita bagi  warga yang terdampak bencana. Baksos yang berupa dana sebesar 43.500.000. ini merupakan bentuk kepedulian dari para anggota M1R,"ungkap David Sinay. Sementara itu seluruh anggota M1R...