Langsung ke konten utama

DPP LBH KIS serahkan SK Dewan pembina Kepada Prof. Dr. dr. Asep Sukohar. M. Kes, Sp. KKLP Guru besar


Lampung - wartajatim.com. Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Bersama jajaran LBH Kesehatan Indonesia sejahtera (LBH-KIS) Serahkan SK Dewan Pembina sekaligus memberikan Figura ucapan selamat atas gelar guru besar kepada Prof.Dr.dr. AseP Sukohar,M.Kes.,Sp.KKLP Guru Besar, Selasa (2/2/2021).



Ketua Umum (Ketum) DPP LBH KIS Febrian Willy Atmaja, SH.MH mengatakan terimakasih atas kesediannya menjadi pembina LBH KIS, "harapannya ini menjadi langkah awal untuk dapat menghadirkan terobosan baru bagi dunia Profesi Kesehatan dalam mememunuhi kebutuhan hukum, klinik hukum, konsultasi, pendampingan hukum, dan advokasi bagi rekan–rekan profesi kesehatan dalam menjalankan profesinya, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman menjalankan tugasnya sebagai ahli medis", tuturnya


”Dewan pembina kita juga berprofesi sebagai tenaga kesehatan, harapannya ini sebagai langkah awal dalam meyakinkan rekan sejawat lainnya untuk dapat berhimpun di LBH KIS", ujar Willy


Ia mengungkapkan dengan hadirnya LBH KIS ini sebagai wadah klinik hukum yang di peruntukan bagi profesi kesehatan untuk melindungi rekan-rekan tenaga kesehatan dalam menjalani profesinya


”LBH-KIS Bertujuan untuk memberikan Perlindungan Hukum, kepastian Hukum, berkeadilan dan Pendampingan Hukum secara profesional, berintegritas kepada mitra LBH KIS dalam menjalankan Profesinya”, pungkasnya


Ditempat yang sama, pembina LBH KIS yang baru menerima gelar guru besar Prof.Dr.Asef Sukohar mengungkapkan suatu kehormatan bagi dirinya ditunjuk sebagai dewan pembina LBH KIS yang mana, LBH ini menjawab kepastian dan memberikan rasa nyaman bagi tenaga medis yang menjalani profesinya.


”terimakasih atas amanah yang diberikan kepada saya, harapannya LBH KIS dapat bersinergi bersama tenaga kesehatan untuk dapat memberikan perlindungan atas keprofesiannya agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani tugasnya”, tutup Prof Asep


Dalam kegiatan tersebut hadir Dewan Pakar DR Aswedi Putra,SP.OT.FICS dan sejumlah pengurus DPP LBH KIS. (Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resmi Nahkodai Korpus BEM Nusantara 2021-2023, Eko Pratama: Kita Tetap Konsisten Sebagai Mitra Kritis Pemerintah

Jakarta,Wartajatimm.com - Terpilih secara demokratis setelah melalui musyawarah seluruh anggota BEM Nusantara, Eko Pratama BP Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) resmi ditetapkan sebagai Koordinator Pusat BEM Se-Nusantara 2021-2022 pada tanggal 12 Maret 2021 yang bertempat di Gedung Bangsal Pancasila Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dalam agenda temu nasional BEM Nusantara yang di selenggarakan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dimana dihadiri oleh seluruh Presiden Mahasiswa pimpinan tertinggi masing-masing BEM Universitas perguruan tinggi PTN/PTS dari Sabang sampai Marauke, Secara resmi telah menetapkan Eko Pratama BP, Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma sebagai koordinator pusat setelah melalui musyawarah demokratis, antara para calon KORPUS dan anggota temu nasional yang ikut serta dalam pemilihan calon koordinator pusat BEM Nusantara tersebut. Adapun pada saat proses sidang penetapan calon koordinator pusat terkonfirmasi 6 Calon koordinator ...

Kemacetan kembali terjadi....ini alasannya

Surabaya, Wartajatim.com - Lalu lintas arah Jembatan Suramadu Macet Panjang, kemacetan ini terjadi di ruas jalan Jembatan Suramadu arah Madura, bahkan kemacetan tersebut hingga sampai di JL Kedinding depan samsat, Selasa 11 mei 2021 jam 12:00 wib. Penyebab Kemacetan tersebut dikarenakan di pos pantau Suramadu ada kegiatan Penyekatan larangan mudik. Akibat kemacetan ini Puluhan pengendara roda 4 (empat) harus menunggu hingga berjam-jam untuk melintas ke arah Madura. Salah satu pengendara saat di wawancarai mengatakan sudah 40 menit di jalan tersebut dan beliau hendak ke Madura untuk antar Sembako di beberapa tempat di Bangkalan. "Ya lumayan lama mas dan saya rela antri karna sudah kewajiban untuk antar beras Semoga ada solusi yang baik sehingga kemacetan seperti ini terjadi". Ujarnya.

Ada apa dengan Polantas Saat Kemacetan Di Margomulyo

Surabaya, Wartajatim.com - Kesemrawutan dan kemacetan seringkali terjadi diwilayah Margomulyo Permai Surabaya, kemacetan ini terjadi karena tidak adanya petugas Lalu lintas yang seharusnya pihak Polantas ini sigap dalam mengatur kesemrawutan di daerah jalan Margomulyo sehingga tidak amburadul seperti yang terjadi pada Senin 3/5/21. Bisa dibayangkan emosi dari para  pengendara saat terjadi kemacetan, mereka bukan hanya menahan teriknya matahari tapi juga menahan haus karena juga sedang puasa, lain lagi dari pihak yang mempunyai Kewajiban untuk mengatur dan mengurai kemacetan, (Polantas) tidak ada ditempat. Terlihat kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di sepanjang jalan Margomulyo Surabaya, antrian pun terlihat mengular sepanjang jalan Margomulyo, tapi tak satupun nampak anggota Polantas yang mengatur apalagi mengurai kemacetan.  Ketika awak media konfirmasi ke pada salah pengendara motor yang bernama iswani mengatakan, kemacetan lalu lintas ini kalau tidak ada yang mengatu...