Langsung ke konten utama

Saat Kebaikan Dibalas Dengan Kejahatan Ini Contohnya



Surabaya, wartajatimm.com - Kompak Pasutri Surabaya ini menggadaikan unit mobil Nissan Xtrail plat no L 1445 LB milik Hana warga Medokan Semampir Surabaya, 01 Oktober 2020 silam hingga kini belum kembali.

Saat di temui di kosnya Hana Mengatakan kepada awak media wartajatimm.com, merasa dirugikan hingga hendak melaporkan kejadian tersebut ke Pihak berwajib, Kamis (11/02/21).

"Awalnya saya hanya nolong pada Kamis (01/10/2020) sekira jam 21.00 wib temannya yang berinisial DRD (32) tahun asal Gubeng Surabaya untuk pinjam mobil saya sebagai pengganti Mobil Innova yang bermasalah karna mobil rental yang di gadaikan". Ujar Hana.

Kebaikan Hana di manfaatkan temanya yang bernama (DRD). Dimana Dia berjanji untuk menebus mobil tersebut hanya satu hari.

"Saat itu saya bersama suamiku mendampingi DRD untuk menyerahkan mobil tersebut ke temen suami DRD yang dikenal dengan nama Pak Gembong daerah perumahan Puri indah, Jumat (01/10/2020) sekira pukul 01.00 dini hari". Terang Hana.

Teman korban yang menggadaikan DRD (32) membenarkan pernyataan Hana dan sementara akan membayar angsuran mobil tersebut selama dua bulan senilai Rp 8.000.000 (delapan juta rupiah) dan maksimal Maret akan mengembalikan mobil tersebut.


"Saya membuat pernyataan perhari ini dan dalam surat tersebut dijelaskan bahwa saya minta waktu dua bulan untuk mengembalikan dan jika ingkar saya siap untuk di laporkan ke pihak berwajib". Terang DRD, Kamis (11/02/2021).

Menurut pengakuan DRD mobil tersebut di gadaikan ke pak Gembong senilai Rp 50.000.000 (Lima puluh juta rupiah).

Hingga berita ini di tayangkan korban berharap segera diselesaikan secara kekeluargaan dengan mengembalikan mobil tersebut dan jika di ingkari akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resmi Nahkodai Korpus BEM Nusantara 2021-2023, Eko Pratama: Kita Tetap Konsisten Sebagai Mitra Kritis Pemerintah

Jakarta,Wartajatimm.com - Terpilih secara demokratis setelah melalui musyawarah seluruh anggota BEM Nusantara, Eko Pratama BP Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) resmi ditetapkan sebagai Koordinator Pusat BEM Se-Nusantara 2021-2022 pada tanggal 12 Maret 2021 yang bertempat di Gedung Bangsal Pancasila Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dalam agenda temu nasional BEM Nusantara yang di selenggarakan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dimana dihadiri oleh seluruh Presiden Mahasiswa pimpinan tertinggi masing-masing BEM Universitas perguruan tinggi PTN/PTS dari Sabang sampai Marauke, Secara resmi telah menetapkan Eko Pratama BP, Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma sebagai koordinator pusat setelah melalui musyawarah demokratis, antara para calon KORPUS dan anggota temu nasional yang ikut serta dalam pemilihan calon koordinator pusat BEM Nusantara tersebut. Adapun pada saat proses sidang penetapan calon koordinator pusat terkonfirmasi 6 Calon koordinator ...

Kemacetan kembali terjadi....ini alasannya

Surabaya, Wartajatim.com - Lalu lintas arah Jembatan Suramadu Macet Panjang, kemacetan ini terjadi di ruas jalan Jembatan Suramadu arah Madura, bahkan kemacetan tersebut hingga sampai di JL Kedinding depan samsat, Selasa 11 mei 2021 jam 12:00 wib. Penyebab Kemacetan tersebut dikarenakan di pos pantau Suramadu ada kegiatan Penyekatan larangan mudik. Akibat kemacetan ini Puluhan pengendara roda 4 (empat) harus menunggu hingga berjam-jam untuk melintas ke arah Madura. Salah satu pengendara saat di wawancarai mengatakan sudah 40 menit di jalan tersebut dan beliau hendak ke Madura untuk antar Sembako di beberapa tempat di Bangkalan. "Ya lumayan lama mas dan saya rela antri karna sudah kewajiban untuk antar beras Semoga ada solusi yang baik sehingga kemacetan seperti ini terjadi". Ujarnya.

Ada apa dengan Polantas Saat Kemacetan Di Margomulyo

Surabaya, Wartajatim.com - Kesemrawutan dan kemacetan seringkali terjadi diwilayah Margomulyo Permai Surabaya, kemacetan ini terjadi karena tidak adanya petugas Lalu lintas yang seharusnya pihak Polantas ini sigap dalam mengatur kesemrawutan di daerah jalan Margomulyo sehingga tidak amburadul seperti yang terjadi pada Senin 3/5/21. Bisa dibayangkan emosi dari para  pengendara saat terjadi kemacetan, mereka bukan hanya menahan teriknya matahari tapi juga menahan haus karena juga sedang puasa, lain lagi dari pihak yang mempunyai Kewajiban untuk mengatur dan mengurai kemacetan, (Polantas) tidak ada ditempat. Terlihat kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di sepanjang jalan Margomulyo Surabaya, antrian pun terlihat mengular sepanjang jalan Margomulyo, tapi tak satupun nampak anggota Polantas yang mengatur apalagi mengurai kemacetan.  Ketika awak media konfirmasi ke pada salah pengendara motor yang bernama iswani mengatakan, kemacetan lalu lintas ini kalau tidak ada yang mengatu...